0

Artikel Tentang Hujan

on 17.28

1.       Pengertian Hujan
Hujan merupakan satu bentuk presipitasi yang berwujud cairan. Presipitasi sendiri dapat berwujud padat (misalnya salju dan hujan es) atau aerosol (seperti embun dan kabut). Hujan terbentuk apabila titik air yang terpisah jatuh ke bumi dari awan. Tidak semua air hujan sampai ke permukaan bumi karena sebagian menguap ketika jatuh melalui udara kering. Hujan jenis ini disebut sebagai virga.
Hujan memainkan peranan penting dalam siklus hidrologi. Lembaban dari laut menguap, berubah menjadi awan, terkumpul menjadi awan mendung, lalu turun kembali ke bumi, dan akhirnya kembali ke laut melalui sungai dan anak sungai untuk mengulangi daur ulang itu semula.

2.       Siklus Hidrologi


Siklus air atau siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfir melalui kondensasi, presipitasi, evaporasi dan transpirasi.
Pemanasan air laut oleh sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara terus menerus. Air berevaporasi, kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan, salju, hujan batu, hujan es dan salju (sleet), hujan gerimis atau kabut.
Pada perjalanan menuju bumi beberapa presipitasi dapat berevaporasi kembali ke atas atau langsung jatuh yang kemudian diintersepsi oleh tanaman sebelum mencapai tanah. Setelah mencapai tanah, siklus hidrologi terus bergerak secara kontinu dalam tiga cara yang berbeda:
Ø  Evaporasi / transpirasi - Air yang ada di laut, di daratan, di sungai, di tanaman, dsb. kemudian akan menguap ke angkasa (atmosfer) dan kemudian akan menjadi awan. Pada keadaan jenuh uap air (awan) itu akan menjadi bintik-bintik air yang selanjutnya akan turun (precipitation) dalam bentuk hujan, salju, es.
Ø  Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah - Air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan menuju muka air tanah. Air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal dibawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan.
Ø  Air Permukaan - Air bergerak diatas permukaan tanah dekat dengan aliran utama dan danau; makin landai lahan dan makin sedikit pori-pori tanah, maka aliran permukaan semakin besar. Aliran permukaan tanah dapat dilihat biasanya pada daerah urban. Sungai-sungai bergabung satu sama lain dan membentuk sungai utama yang membawa seluruh air permukaan disekitar daerah aliran sungai menuju laut.
Air permukaan, baik yang mengalir maupun yang tergenang (danau, waduk, rawa), dan sebagian air bawah permukaan akan terkumpul dan mengalir membentuk sungai dan berakhir ke laut. Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam komponen-komponen siklus hidrologi yang membentuk sistem Daerah Aliran Sungai (DAS).Jumlah air di bumi secara keseluruhan relatif tetap, yang berubah adalah wujud dan tempatnya.

3.       Jenis-jenis Hujan
Jenis-jenis hujan dibedakan menjadi 3 macam yang ditinjau berdasarkan terjadinya, berdasarkan ukuran butirnya, dan berdasasrkan curah hujan.
a.       Jenis-jenis hujan berdasarkan terjadinya
Ø  Hujan siklonal, yaitu hujan yang terjadi karena udara panas yang naik disertai dengan angin berputar.
Ø  Hujan zenithal, yaitu hujan yang sering terjadi di daerah sekitar ekuator, akibat pertemuan Angin Pasat Timur Laut dengan Angin Pasat Tenggara. Kemudian angin tersebut naik dan membentuk gumpalan-gumpalan awan di sekitar ekuator yang berakibat awan menjadi jenuh dan turunlah hujan.
Ø  Hujan orografis, yaitu hujan yang terjadi karena angin yang mengandung uap air yang bergerak horisontal. Angin tersebut naik menuju pegunungan, suhu udara menjadi dingin sehingga terjadi kondensasi. Terjadilah hujan di sekitar pegunungan.
Ø  Hujan frontal, yaitu hujan yang terjadi apabila massa udara yang dingin bertemu dengan massa udara yang panas. Tempat pertemuan antara kedua massa itu disebut bidang front. Karena lebih berat massa udara dingin lebih berada di bawah. Di sekitar bidang front inilah sering terjadi hujan lebat yang disebut hujan frontal.
Ø  Hujan muson atau hujan musiman, yaitu hujan yang terjadi karena Angin Musim (Angin Muson). Penyebab terjadinya Angin Muson adalah karena adanya pergerakan semu tahunan Matahari antara Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan. Di Indonesia, hujan muson terjadi bulan Oktober sampai April. Sementara di kawasan Asia Timur terjadi bulan Mei sampai Agustus. Siklus muson inilah yang menyebabkan adanya musim penghujan dan musim kemarau.

b.      Jenis-jenis hujan berdasarkan ukuran butirnya
Ø  Hujan gerimis / drizzle, diameter butirannya kurang dari 0,5 mm
Ø  Hujan salju, terdiri dari kristal-kristal es yang suhunya berada dibawah 0° Celsius
Ø  Hujan batu es, curahan batu es yang turun dalam cuaca panas dari awan yang suhunya dibawah 0° Celsius
Ø  Hujan deras / rain, curahan air yang turun dari awan dengan suhu diatas 0° Celsius dengan diameter ±7 mm.
c.       Jenis-jenis hujan berdasarkan curah hujan
Ø  hujan sedang, 20 - 50 mm per hari
Ø  hujan lebat, 50-100 mm per hari
Ø  hujan sangat lebat, di atas 100 mm per hari

4.       Proses pembuatan hujan buatan
Sering kali kebutuhan air tidak dapat dipenuhi dari hujan alami. Maka orang menciptakan suatu teknik untuk menambah curah hujan dengan memberikan perlakuan pada awan. Perlakuan ini dinamakan hujan buatan (rain-making), atau sering pula dinamakan penyemaian awan (cloud-seeding).
Hujan buatan adalah usaha manusia untuk meningkatkan curah hujan yang turun secara alami dengan mengubah proses fisika yang terjadi di dalam awan. Proses fisika yang dapat diubah meliputi proses tumbukan dan penggabungan (collision dan coalescense), proses pembentukan es (ice nucleation). Jadi jelas bahwa hujan buatan sebenarnya tidak menciptakan sesuatu dari yang tidak ada. Untuk menerapkan usaha hujan buatan diperlukan tersedianya awan yang mempunyai kandungan air yang cukup, sehingga dapat terjadi hujan yang sampai ke tanah.
Bahan yang dipakai dalam hujan buatan dinamakan bahan semai.

5.       Hujan asam
Hujan asam diartikan sebagai segala macam hujan dengan pH di bawah 5,6. Hujan secara alami bersifat asam (pH sedikit di bawah 6) karena karbondioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujan memiliki bentuk sebagai asam lemah. Jenis asam dalam hujan ini sangat bermanfaat karena membantu melarutkan mineral dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan binatang.
Hujan asam disebabkan oleh belerang (sulfur) yang merupakan pengotor dalam bahan bakar fosil serta nitrogen di udara yang bereaksi dengan oksigen membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Zat-zat ini berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang mudah larut sehingga jatuh bersama air hujan. Air hujan yang asam tersebut akan meningkatkan kadar keasaman tanah dan air permukaan yang terbukti berbahaya bagi kehidupan ikan dan tanaman. Usaha untuk mengatasi hal ini saat ini sedang gencar dilaksanakan.
Secara alami hujan asam dapat terjadi akibat semburan dari gunung berapi dan dari proses biologis di tanah, rawa, dan laut. Akan tetapi, mayoritas hujan asam disebabkan oleh aktivitas manusia seperti industri, pembangkit tenaga listrik, kendaraan bermotor dan pabrik pengolahan pertanian (terutama amonia). Gas-gas yang dihasilkan oleh proses ini dapat terbawa angin hingga ratusan kilometer di atmosfer sebelum berubah menjadi asam dan terdeposit ke tanah.
Hujan asam karena proses industri telah menjadi masalah yang penting di Republik Rakyat Cina, Eropa Barat, Rusia dan daerah-daerah di arahan anginnya. Hujan asam dari pembangkit tenaga listrik di Amerika Serikat bagian Barat telah merusak hutan-hutan di New York dan New England. Pembangkit tenaga listrik ini umumnya menggunakan batu bara sebagai bahan bakarnya.
Proses yang terlibat dalam pemecahan Asam ( catatan: bahwa hanya SO2 dan NOX memegang peran penting dalam hujan asam).



v    Pembentukan hujan asam
Secara sedehana, reaksi pembentukan hujan asam sebagai berikut:

Bukti terjadinya peningkatan hujan asam diperoleh dari analisa es kutub. Terlihat turunnya kadar pH sejak dimulainya Revolusi Industri dari 6 menjadi 4,5 atau 4. Informasi lain diperoleh dari organisme yang dikenal sebagai diatom yang menghuni kolam-kolam. Setelah bertahun-tahun, organisme-organisme yang mati akan mengendap dalam lapisan-lapisan sedimen di dasar kolam. Pertumbuhan diatom akan meningkat pada pH tertentu, sehingga jumlah diatom yang ditemukan di dasar kolam akan memperlihatkan perubahan pH secara tahunan bila kita melihat ke masing-masing lapisan tersebut.
Sejak dimulainya Revolusi Industri, jumlah emisi sulfur dioksida dan nitrogen oksida ke atmosfer turut meningkat. Industri yang menggunakan bahan bakar fosil, terutama batu bara, merupakan sumber utama meningkatnya oksida belerang ini. Pembacaan pH di area industri terkadang tercatat hingga 2,4 (tingkat keasaman cuka). Sumber-sumber ini, ditambah oleh transportasi, merupakan penyumbang-penyumbang utama hujan asam.
Masalah hujan asam tidak hanya meningkat sejalan dengan pertumbuhan populasi dan industri tetapi telah berkembang menjadi lebih luas. Penggunaan cerobong asap yang tinggi untuk mengurangi polusi lokal berkontribusi dalam penyebaran hujan asam, karena emisi gas yang dikeluarkannya akan masuk ke sirkulasi udara regional yang memiliki jangkauan lebih luas. Sering sekali, hujan asam terjadi di daerah yang jauh dari lokasi sumbernya, di mana daerah pegunungan cenderung memperoleh lebih banyak karena tingginya curah hujan di sini.
Terdapat hubungan yang erat antara rendahnya pH dengan berkurangnya populasi ikan di danau-danau. pH di bawah 4,5 tidak memungkinkan bagi ikan untuk hidup, sementara pH 6 atau lebih tinggi akan membantu pertumbuhan populasi ikan. Asam di dalam air akan menghambat produksi enzim dari larva ikan trout untuk keluar dari telurnya. Asam juga mengikat logam beracun seperi alumunium di danau. Alumunium akan menyebabkan beberapa ikan mengeluarkan lendir berlebihan di sekitar insangnya sehingga ikan sulit bernafas. Pertumbuhan Phytoplankton yang menjadi sumber makanan ikan juga dihambat oleh tingginya kadar pH.
Tanaman dipengaruhi oleh hujan asam dalam berbagai macam cara. Lapisan lilin pada daun rusak sehingga nutrisi menghilang sehingga tanaman tidak tahan terhadap keadaan dingin, jamur dan serangga. Pertumbuhan akar menjadi lambat sehingga lebih sedikit nutrisi yang bisa diambil, dan mineral-mineral penting menjadi hilang.
Ion-ion beracun yang terlepas akibat hujan asam menjadi ancaman yang besar bagi manusia. Tembaga di air berdampak pada timbulnya wabah diare pada anak dan air tercemar alumunium dapat menyebabkan penyakit Alzheimer.

v    Metode Pencegahan
Di Amerika Serikat, banyak pembangkit tenaga listrik tenaga batu bara menggunakan Flue gas desulfurization (FGD) untuk menghilangkan gas yang mengandung belerang dari cerobong mereka. Sebagai contoh FGD adalah wet scrubber yang umum digunakan di Amerika Serikat dan negara-negara lainnya. Wet scrubber pada dasarnya adalah tower yang dilengkapi dengan kipas yang mengambil gas asap dari cerobong ke tower tersebut. Kapur atau batu kapur dalam bentuk bubur juga diinjeksikan ke ke dalam tower sehingga bercampur dengan gas cerobong serta bereaksi dengan sulfur dioksida yang ada, Kalsium karbonat dalam batu kapur menghasilkan kalsium sulfat ber pH netral yang secara fisik dapat dikeluarkan dari scrubber. Oleh karena itu, scrubber mengubah polusi menjadi sulfat industri.
Di beberapa area, sulfat tersebut dijual ke pabrik kimia sebagai gipsum bila kadar kalsium sulfatnya tinggi. Di tempat lain, sulfat tersebut ditempatkan di land-fill.

6.       Hujan meteor

Hujan meteor yaitu hujan yang terhadi karena meluncurnua benda-benda angkasa ke permukaan bumi. Untuk hujan meteor dikarenakan benda-benda langit yang ditarik oleh grafitasi bumi sehingga mendekati bumi. Apabila benda-benda tersebut terlalu besar dan tidak sampai terbakar habis di atmosfer dan sampai ke permukaan bumi disebut asteroid.

1

Artikel Anak Jalanan

on 04.46

LATAR BELAKANG

Anak adalah aset bangsa yang sangat berharga, karena ditangannyalah estafet keberadaan bangsa di masa datang terletak. Namun sebagai aset berharga, tidak semua anak memperoleh haknya untuk dapat tumbuh dan berkembang sebagaimana layaknya anak pada umumnya. Hal ini salah satunya dialami oleh anak jalanan yang karena satu dan lain hal haknya sebagai anak tidak dapat terpenuhi dengan baik. Baik hak untuk memperoleh pengakuan (recognition) maupun hak sebagai manusia yang memiliki harga diri dan martabat sebagai manusia (human dignity) merekapun terabaikan. Mereka hanya dianggap sebagai sampah masyarakat yang mengotori keindahan dan ketertiban kota. Padahal semua mereka jalani semata-mata karena tidak ada pilihan yang lebih baik yang dapat mereka jadikan alternatif untuk tidak menjadi anak jalanan atau untuk keluar dari jalanan.
Sejak awal mula kemunculan, sebetulnya tidak harus permasalahan tersebut menjadi patogen dengan akibat lebih lanjut, hilangnya generasi penerus yang berkualitas atau lost of generation di masa datang, serta merusak human capital dan social capital juga menurunkan daya-daya yang ada, bila ada perhatian dan kepedulian semua pihak untuk secara bersama dengan bekerjasama merasa terpanggil untuk mengatasi permasalahaan tersebut.
Terkait dengan kondisi tersebut, kami mengajukan alternatif solusi untuk memecahkan “sebagian” permasalahan anak jalanan dalam kaitannya dengan upaya merubah perilakunya, yang selama ini dinilai negatif dan menimbulkan “stigma” bagi anak jalanan itu sendiri, sekaligus dengan upaya merubah perilaku ini diharapkan dapat meningkatkan potensi yang dimilikinya, sebagai social capital yang dapat membantu anak jalanan untuk suatu saat dapat keluar dari jalanan.
pENGERTIAN ANAK JALANAN
Anak jalanan adalah sebuah istilah umum yang mengacu pada anak-anak yang mempunyai kegiatan ekonomi di jalanan, namun masih memiliki hubungan dengankeluarganya. Tapi hingga kini belum ada pengertian anak jalanan yang dapat dijadikan acuan semua pihak..
Ditengah ketiadakan pengertian anak jalanan, dapat ditemui adanya pengelompokan anak jalanan berdasarkan hubungan mereka dengan keluarganya. Pada mulanya ada dua kategori anak jalanan, yaitu Children on the Street dan Childrent of the Street. Namun pada perkembangannya dan penambahan kategori, yaitu Childrent in the Street atau sering disebut juga Childrent from families on the Street.

SEBAB tERJADINYA ANAK JALANAN
Berdasarkan penelitian ada beberapa sebab terjadinya anak jalanan antara lain:
1.      Melakukan atas dasar keinginan sendiri (66.3%)
2.      Ikut-ikutan teman (20.3%)
3.      Disuruh orang tua atau saudaranya (13%)
Sedangkn alasan melakukan kegiatan di jalanan antara lain :
1.      Karena orang tua tidak mampu (44%)
2.      Putus sekolah (14.3%)
3.      Karena kurang biaya untuk sekolah (22.3%)
4.      Disebabkan terpish dari orang tua (19.7%)

 Uraian tentang Anak Jalanan
Peneliti menduga pengaruh peubah lain salah satunya adalah adanya masalah kemiskinan yang dialami oleh anak jalanan dan keluarganya. Di sisi lain juga adanya struktur sosial dalam masyarakat, yang menyebabkan terjadinya differensiasi sosial sebagai dampak adanya stratifikasi sosial dalam masyarakat.
Stratifikasi sosial diartikan Sorokin sebagai pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat. Manifestasi dari gejala stratifikasi
sosial adalah adanya kelas-kelas tinggi dan kelas-kelas yang lebih rendah. Sajogyo
(1985) lebih lanjut menjelaskan dasar dan inti lapisan-lapisan dalam masyarakat ini
adalah karena tidak adanya keseimbangan dalam pembagian hak, kewajiban dan
tanggung jawab, serta dalam pembagian nilai-nilai sosial dan pengaruhnya di antara
para anggota masyarakat. Stratifikasi sosial ini memberikan gambaran mengenai adanya ketidaksamaan” (inequality) dalam kehidupan masyarakat.
Anak jalanan digambarkan sebagai kelompok masyarakat dengan tingkat
stratifikasi sosial rendah atau merupakan golongan bawah “grassroots” dengan status osial serta posisi kekuasaan/wewenang (power/autority) yang tidak jelas. Tidak emiliki banyak akses ke sumber daya serta tidak memiliki kemampuan untuk menjadi subjek
Weber membedakan empat sistem tingkatan sosial, di mana
anak jalanan berada pada tingkatan sosial paling bawah, tingkatan sosial tersebut adalah
 1) Tingkatan kekayaan yang menimbulkan kelas-kelas kekayaan. Kelas atas adalah orang yang hidup dari hasil kekayaannya. Kelas bawah adalah orang yang terbatas kekayaannya atau mereka sendiri mungkin menjadi milik orang lain.
 2) Tingkatan menurut kekuatan ekonomi yang menimbulkan kelas-kelas pendapatan : kelas atas
     adalah bankir, pemodal ; kelas bawah adalah buruh.
 3) Tingkatan yang tercermin menurut kekayaan dan pendidikan.
 4) Tingkatan status sosial : kelas atas adalah orang yang memiliki gaya hidup yang paling dapat         
     diterima, berpendidikan tinggi, dan memegang posisi dengan gengsi sosial yang tinggi pula,     
     serta anak keturunan orang yang berstatus sosial tinggi.
Peneliti menduga, di samping struktur sosial peubah lain yang turutberpengaruh terhadap perilaku anak jalanan adalah adanya perubahan sosial dalam masyarakat. Perubahaan sosial merupakan perubahan pada segi struktur sosial dan hubungan sosial. Perubahan sosial diartikan sebagai suatu proses yang berlangsung dalam struktur dan fungsi suatu sistem sosial. Diartikan pula sebagai segala yang berlaku dalam suatu jangka waktu, pada peranan institusi atau hal lainnya yang meliputi struktur sosial, termasuk kemunculan dan kemusnahannya.
Perubahan sosial juga berarti perubahan dalam hubungan interaksi antar orang, organisasi atau komunitas. Penjelasan di atas memperlihatkan perubahan sosial adalah suatu kondisi yang
bisa terjadi di semua lini, sebagai akibat adanya pergeseran/perubahan dalam masyarakat, dengan norma, sistem nilai (value system), kebiasaan (adat istiadat), pola interaksi, pola komunikasi, struktur dan hal-hal lain yang ada di dalamnya, yang turut berubah seiring dengan perubahan yang terjadi.
Peubah lain yang juga berpengaruh adalah tidak adanya perhargaan sosial (social rewards) atau tidak adanya pengakuan sosial (social recognition) yang mengakui eksistensi, harkat dan martabat anak jalanan sebagai manusia, baik dari pihak keluarga maupun lingkungan, karena walaupun mereka sering dinilai negatif tetap ada sisi-sisi positif. Hal ini terkait dengan pernyataan Skinner yang secara tegas menunjuk penghargaan sosial (social rewards) sebagai factor yang dapat mempengaruhi dan membentuk perilaku. Termasuk perilaku anak jalanan salah satunya diduga dibentuk oleh perlakuan yang ditunjukkan dalam bentuk penghargaan dan pengakuan keluarga serta lingkungan yang diterima oleh anak jalanan.
Pada prinsipnya kehadiran anak jalanan dengan ciri-ciri serta perilakunya terkait dan tidak terlepas dari sistem yang ada di sekitarnya, serta berhubungan saling pengaruh mempengaruhi, baik dengan lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat. Masing-masing sub sistem menjalani dan mengalami perubahan-perubahan serta menanggapi perubahan yang ada di dalam sistem atau di luar sistem, dalam derajat yang minimal. Sekaligus masing-masing melakukan upaya penyesuaian dari ketegangan, disfungsi serta penyimpangan-penyimpangan yang terjadi.
Anak jalanan dan lingkungan di sekitarnya senantiasa berada di dalam proses perubahan yang tidak pernah berakhir, atau dengan perkataan lain, perubahan sosial merupakan gejala yang melekat di dalam setiap masyarakat. Manakala hal-hal dalam keluarga anak jalanan mengalami perubahan, maka akan terjadi perubahan pula dalam diri anak jalanan serta dalam lingkungannya. Begitupun sebaliknya, manakala anak jalanan mengalami perubahan maka keluarga akan berubah
demikian pula lingkungan. Dalam hal ini manakala terjadi perubahan dalam keluarga, misalnya ayah terkena Pemutusan Hubungan Kerja, ibu terpaksa keluar rumah untuk membantu menopang ekonomi keluarga. Manakala hasil yang diperoleh ibu tidak mencukupi kebutuhan anggota keluarga dan ayah belum memperoleh pekerjaan pengganti, maka anak menjadi aset untuk dapat menopang ekonomi keluarga dengan turun ke jalanan.
Manakala anak sudah terlalu sering berada di jalanan dan nilai jalanan sudah terinternalisasi dalam diri anak jalanan, maka hubungan anak dengan orang tua menjadi kurang/tidak intensif. Semakin terinternalisasinya nilai jalanan dalam diri anak jalanan, lingkungan di sekitar anak jalanan relatif semakin menganggap kehadiran anak jalanan sebagai troublemaker dan memberi “stigma” atas keberadaannya di jalanan. Saat mengalami perubahan terkandung pula konflik-konflik di dalamnya, yang disumbang oleh sub-sub sistem sebagai unsur yang ada dalam masyarakat. Setiap sub sistem (anak jalanan, keluarga, lingkungan) menyumbang bagi terjadinya disintegrasi dan perubahan sosial. Di sisi lain masyarakat terintegrasi di atas penguasaan atau
Istiadat. Selain hal-hal yang dikemukakan oleh Linton, Wallace (1996) mengemukakan bahwa pengalaman yang diterima pada masa kanak-kanak dipengaruhi oleh susunan atau tata lingkungan di mana ia dibesarkan, sedangkan susunan tata lingkungan dipengaruhi oleh masyarakat.
Penjelasan di atas memperlihatkan bahwa ada saling pengaruh mempengaruhi antara individu terhadap keluarga dan lingkungan, lingkungan terhadap keluarga dan individu, keluarga terhadap individu dan lingkungan. Antara masa lalu dan masa kini, serta masa kini dan masa yang akan datang, serta apa yang dilakukan/diberikan dengan apa yang pernah diterima seseorang. Demikian pula kemampuan orang tua dalam menjalankan fungsinya dengan baik sehingga keseimbangan (equilibrium) dapat dicapai dan terhindar dari terjadinya difungsional yang dapat mengakibatkan broken home dan kondisi homeless dipengaruhi oleh pengalaman orang tua di masa lalu.
Anak jalanan dengan berbagai aktivitasnya di jalanan merupakan produk dari tidak jelasnya penerapan sanksi hukum bagi mereka yang dinilai melanggar ketertiban, keamanan dan kenyamanan. Hal ini disebabkan belum adanya undang-undang atau peraturan pemerintah yang memberikan sanksi hukum yang jelas bagi mereka yang mengganggu ketertiban, keamanan dan kenyamanan di jalanan atau di fasilitas umum lainnya. Akibatnya situasi dan kondisi anak untuk turun ke jalan menjadi salah satu solusi serta kebiasaan, yang semakin melembaga bagi anak yang terdesak dan merasa tidak nyaman berada dalam lingkungan keluarganya, karena berdomisili di daerah slum yang padat/penuh sesak dengan situasi dan kondisi yang berada di bawah standar.
Hasil penelitian faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perilaku anak jalanan membuktikan teori fungsional struktural  terjadi pula dalam hidup dan kehidupan anak jalanan. Anak jalanan sebagai sub sistem yang langsung maupun tidak, dipengaruhi dan mempengaruhi sub sistem lain yang ada dalam sistem sosialnya. Sistem ini secara fungsional terintegrasi ke dalam suatu bentuk equilibrium yang bersifat dinamis, yang antar bagian sistem terjadi hubungan pengaruh mempengaruhi yang bersifat bolak-balik  satu sama lain.

DAMPAK ANAK JALANAN

Fenomena merebaknya anak jalanan di Indonesia merupakan persoalan sosial yang komplek. Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa krisis moneter adalah penyebab dari banyaknya anak jalanan di kota besar. Walau namun perekonomian di Indonesia telah berangsur pulih, kenyataan tersebut tidak mengurangi jumlah anak jalanan. Selain minimnya peluang kerja namunterdapat alas an yang membuat fenomena tersebut terjadi adalah uang pemberian dari masyarakat.Sdar atau tidak manusia sudah tejebak oleh rasa Kasihan serta Ketakutan akan tindak kejahatan di jalan raya.
Kasihan adalah ang selalu menjadi senjata utama bagi para anak jalanan untuk memperoleh uang. Secara tidak langsung pemberian uang tersebut menginvestasikan kemalasan, kebodohan, tingkat kriminalitas, masa depan suram bagi anak jalanan yang diberi uang.Dengan adanya upaya konversi terhadap uang yang diberikan, diharapkan dapat meningkatkan minat dari anak jalanan untuk keluar dari jalanan kedalam kehidupan normal, tentusaja dengan bimbingan dari pemerintah kota dan LSM sebelumnya.


0

Mengetik 10 jari

on 18.01

Nama Modul : Keterampilan mengetik 10 jari
Ruang lingkup isi :

  • Dasar – dasar keyboard
  • Pengertian dan pengenalan Keyboard
  • Pemasangan Keyboard
  • Fungsi dan penggunaan keyboard 
  • Mengetik 10 jari 

Kaitan Modul : Modul ini digunakan sebagai modul awal untuk mata diklat KKPI sebelum melanjutkan ke modul berikutnya.

download disini

0

ESSAY TANTANGAN DALAN DUNIA IT DI INDONESIA (THE CHALENGE OF DIGITAL WORLD)

on 17.54

Teknologi Informasi adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. Teknologi Informasi (TI) menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel). [1]
 Kemampuan komputer selalu meningkat setiap tahunnya termasuk di Indonesia. Dalam hal penggunaan Internet. Penggunaan internet di Indonesia telah mencapai 45 juta pengguna berdasarkan data dari Kementrian Kominfo tahun lalu, sementara telepon selular pun tumbuh sangat pesat dan saat ini mencapai 180 juta pelanggan atau 80% penduduk Indonesia. Di bidang social media, pengguna Facebook di Indonesia mencapai 33 juta, dan menempati peringkat nomor 2 di dunia setelah Amerika. Sementara itu, pengguna Twitter di Indonesia sebanyak 6,24 juta, berdasarkan data pada September 2010.
Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa keberadaan teknologi sangat berpengaruh dalam kehidupan bangsa Indonesia. Sayangnya dalam penggunaanya bangsa Indonesia sendiri masih belum bisa memaksimalkan penggunaan media-media teknologi yang sudah ada tersebut guna memajukan dan mensejahterakan bangsa ini. Jika dilihat dari kenyataan yang ada pertumbuhan ekonomi di Indonesia baik, tetapi pertumbuhan tersebut lebih didorong oleh konsumsi saja. Hal ini membuat kita lebih menjadi penikmat keringat orang luar negeri. Akibatnya, penciptaan lapangan kerja di Indonesia masih terbatas dan angka kemiskinan pun masih tinggi. Di bidang teknologi hal ini terjadi produk yang kita nikmati kebanyakan adalah produk impor terutama dari Jepang dan China. Meskipun sebenarnya juga masih ada beberapa orang Indonesia yang mampu menciptakan teknologi terbaru.
Berikut hal-hal yang merupakan tantangan dalam dunia IT [2]:
Bagaimana mengefisiensi penggunaan hardware untuk menghasilkan suatu alat dalam IT ? karena sisa dari hardware yang telah rusak akan menimbulkan sampah dan mengganggu kehidupan masyarakat.
Bagaimana mengatur pembatasan akses penggunaan jaringan internet dalam masyarakat ? misalnya pada anak-anak tidak boleh membuka situs-situs yang berisi tentang pronografi.
Bagaimana memberi pengajaran tentang pentingnya internet pada masyarakat golong menengah ke bawah ? golongan menengah ke bawah biasanya memiliki usaha sebagai petani. Sebenarya untuk petani pun penting untuk mengerti internet. Karena mereka bias mengakses daftar harga pasar dunia mengenai barang yang mereka hasilkan.
Bagaimana menghemat penggunaan kapasitas penyimpanan memory pada computer ? karena saat ini setiap computer memiliki kapasitas minimal 80 gb. Dan masih banyak yang lebih dari 1 tera.
Bagaimana meningkatkan kecepatan akses internet di Indonesia ? karena di Negara-negara lain kecepatan internet jauh lebih besar di bandngkan di Indonesia. Seperti di Korea Selatan Korea Selatan telah lama dinobatkan sebagai negara dengan koneksi internet tercepat di dunia. Penetrasi pengguna internet di negeri Ginseng itu sangat tinggi, 94% masyarakat Korea Selatan terkoneksi dengan internet cepat. Pemerintah Korea Selatan berjanji akan memberi akses internet 1 Gigabyte per detik kepada warganya, pada akhir tahun 2012. [3]
Sebenarnya masih banya lagi perkembangan dalam dunia IT yang perlu untuk diperhatikan untuk perkembangan zaman kedepan. Diatas merupakan salah satu dari banyak masalah dalam dunia IT (The Chalenge of Digital World). Setelah kita menemukan beberapa masalah dalam dunia IT maka solusi yang akan diambil untuk mengatasi hal tersebut yaitu :
Untuk Bagaimana mengefisiensi penggunaan hardware untuk menghasilkan suatu alat dalam IT ?  yaitu dengan menggunakan teknologi mikro chip. Teknologi mikri chip yaitu teknologo yang menggunakan alat dengan minimal mungkin dan dapat menghasilkan alat semaksimal mungkin. Jadi, teknologi cocok untuk dikembangkan di masa mendatang.
Pertanyaan selanjutnya Bagaimana mengatur pembatasan akses penggunaan jaringan internet dalam masyarakat ? solusinya yaitu dengan membuat suatu alat pemfilter untuk pembatasan pengaksesan internet dalam masyarakat. Misalnya kita meletakkan alat tersebut pada dns, dan kemudian di aplikasikan dalam seluruh Negara Indonesia.
Solusi untuk Bagaimana memberi pengajaran tentang pentingnya internet pada masyarakat golong menengah ke bawah (petani) ?  yaitu dengan mempresentasikan pada masyarakat bermata pencaharian sebagai petani untuk penggunaan internet di bidang pertanian. Terutama untuk menetahui harga pasar dunia tentang hasil pertanian.
Yang berikutnya yaitu Bagaimana menghemat penggunaan kapasitas penyimpanan memory pada computer ? solusi yang terbaik untuk mengatasi ini yaitu dengan membuat sebuat server yang dapat diakses oleh semua orang. Server bekerja dengan menggunakan internet, jadi sebelumnya kita harus menggunakan koneksi internet yang besar.
Di dalam server akan di isi dengan system operasi setiap user, serta berisi aplikasi yang dibutuhkan. Mulai aplikasi dokumen, multimedia, hingga game. Teknologi ini diharapkan dapat diaplikasikan karena memiliki banyak kelebihan. Salah satu kelebihannya yaitu bisa meminimalisasi penggunaan memory yang di pakai user.
Berikut antisipasi untuk menuju perkembangan IT di Indonesia. Agar nantinya dapat diapresiasikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

[1] Anonymous. 2010. Teknologi Informasi. (http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi) diakses pada 27 Nopember 2012.
[2] Anonymous. 2011. Tantangan Dalam Dunia IT. (http://iptkj.web.id/Thread-Tantangan-Dunia-IT-di-Indonesia-The-Chalenge-of-Digital-World ) diakses pada 27 Nopember 2012
[3] Kompas. 2012. Negara dengan Koneksi Internet Tercepat di Dunia. (http://tekno.kompas.com/read/xml/2012/09/09/08115652/5.Negara.dengan.Koneksi.Internet.Tercepat.di.Dunia) diakses pada 27 Nopember 2012



0

Type komputer

on 10.01
ni aq mau sharing tentang pelajaran yang baru aja aq dapet, kebetulan bahas masalah komputer. semoga bermanfaat.
ada 5 type tentang komputer yaitu :


Ò  Supercomputers
Priced from $1 million to $350 million
High-capacity machines with thousands of processors
Multi-user systems
Ò  Mainframe Computers
Until late 1960’s, the only computer available
Cost $5,000 - $5 million
Multi-user systems; accessed using a terminal
Terminals only have a keyboard and monitor; can’t be used alone
Ò  Workstations
Introduced in early 1980s
Expensive, powerful personal computers
Used for scientific, mathematical, engineering, computer-aided design (CAD), computer-aided manufacturing (CAM)
A less-expensive alternative to mainframes
Ò  Microcomputers
Personal computers that cost $500 to $5000
Used either stand-alone or in a network
Types include: desktop, tower, notebooks, or Personal Digital Assistants (PDAs)
Ò  Microcontrollers
Also called embedded computers
Tiny, specialized microprocessors inside appliances and automobiles
They are in: microwaves, programmable ovens, blood-pressure monitors, air bag sensors, vibration sensors, MP3 players, digital cameras, e-pliances, keyboards, car engine controllers, etc

0

Komponen yang ada pada visual basic

on 06.10
berikut merupakan komponen yang ada dalm program visual basic, mungkin sudah banyak yang posting tentang hal ini. namun ini versi saya :D. mudah-mudahan bermanfaat

1. Project
Project adalah sekumpulan modul. Jadi Project adalah program aplikasi itu sendiri. Project disimpan dalam file yang berektensi .VBP. file ini menyimmpan seluruh komponen program, termasuk project, pilihan environment. Pilihan EXE dan segala sesuatu yang berhubungan dengan project

2. Form
            Form adalah suatu abjek yang dipakai sebagai tempat kerja program aplikasi. Form berbentuk jendela dan dapat dibayangkan sebagai kertas atau meja yang dapat dilukis atau diletakan kedalannya objek-objek lain.


3. Toolbox
4. Properties
            Propertis digunakan untuk mementukan seting suatu objek. Suatu objek biasanya mempunyai beberapa properti, yang dapat diatur langsung dari jendela Properties atau lewat kode program. Setting properti akan mementukan cara kerja dari objek yang bersangkuta saat program aplikasi dijalankan. Misalnya menentukan warna objek, bingkai objek, pengambilan data dan lain – lain.
            Untuk mengaktifkan Properties dengan cara mengklik Menu View|Properties Windows atau dengan menekan tombok F4

5. Kode Program
            Kode Program adalah serangkaian tulisan perintah yang akan dilakukan jika suatu objek dijalankan. Kode program ini akan mengontrol dan menentukan jalannya suatu objek.
Contoh kode program.
            Private Sub Command1_click()
                        Label1.Caption = “Selamat Belajar MS-Visual Basic”
                        Label2.Caption = “Di STMIK Tasikmalaya”
            End Sub

6. Event
            Event adalah peristiwa atau kejadianyang diterima oleh suatu objek, misalnya di klik, drag, dan lain – lain. Event yang diterima objek akan memicu MS-Visual Basic 6.0 menjalankan kode program yang ada didalamnya.
Contoh Event
            Private Sub Command1_click()
Baris diatas menunjukan penggunaan event Click pada objek Command1, yang berarti jika mengklik pada objek Command1, maka baris – baris kode program dibawahnya akan dijalankan.

7. Metoda
            Metoda adalah suatu set perintah seperti halnya fungsi dan prosedur, tetapi sudah tersedia di dalam suatu objek. Seperti halnya dengan properti (yang juga terdapat pada suatu objek), suatu metoda dapat dipanggil dengan menyebut nama objek tertentu, sedangkan properti biasanya memberi definisi nilai atau setting pada objek. Antara objek lain dengan objek lain dapat mempunyai metoda yang sama atau tidak sama, baik dalam segi umlah metoda atau semacam metoda. Metoda akan dapat dilihat saat program dijalankan.

8. Module
            Module dapat disejajarkan dengan form, tetapi mengandung objek dan bentuk standar Module dapat berisi beberapa kode program atau prosedure yang dapat digunakan dalam program aplikasi. Sebenarnya suatu form juga sebuah module (disebut sebagai FORM Module), tetapi mempunyai objek berupa form. Selain itu juga Class Module, yaitu suatu modul yang berupa objek class, yaitu suatu objek yang mempunyai metoda dan properti yang sudah terdefinisi.
Untuk membuat modul sendiri, langkahnya masuk ke Menu Project | Add Module. Selanjutnya tinggal mengisikan kode program dalam module tersebut.




0

Cara memulai program visual basic 6.0

on 04.48
Cara memulai menjalankan program visual basic 6.0 adalas sebagai berikut :


Untuk memulai Microsoft Visual Basic 6.0 lakukanlah seperti langkah-langkah berikut :
1. Klisk Start
2. Tunjuk Program, dilanjutan dengan Microsoft Visual Basic 6.0
3. Klik Microsoft Visual Basic 6.0
4. Akan muncul gambar seperti dibawah ini, pilih Standard Exe, Klik Open.




berikut penampilannya,, jaga ORIGINALITAS , jangan copas  sembarangan minimal tinggalin jejak :)

Copyright © 2009 ICAL Collection All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.